• Jelajahi

    Copyright © moral lampung
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pergantian Kepemimpinan di Muhammadiyah Sukarame, PDM Minta Fokus pada Kualitas Pendidikan

    Redaksi
    Last Updated 2026-06-06T13:06:16Z

     


    Morallampung – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bandar Lampung melantik Kepala Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Muhammadiyah Sukarame dan Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah Sukarame periode 2026–2030, Sabtu (6/6/2026).


    Pelantikan yang berlangsung di Aula Lantai 3 MTs Muhammadiyah Sukarame itu dihadiri jajaran pleno PDM Kota Bandar Lampung, Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF), perwakilan Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, PCM Sukarame, komite sekolah, kepala sekolah Muhammadiyah se-Kota Bandar Lampung, serta guru dan karyawan.


    Dalam prosesi tersebut, Hevi Hellen Sofia, S.Pd.I resmi dilantik sebagai Kepala MTs Muhammadiyah Sukarame, sementara Umi Hanifah, S.Pd dipercaya memimpin MIT Muhammadiyah Sukarame untuk masa jabatan 2026–2030.


    Ketua PDM Kota Bandar Lampung, Dr. Riyuzen Praja Tuala, M.Pd memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan surat keputusan pengangkatan.


    Mewakili Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Bandar Lampung, Edi Junarto, M.Pd.I mengatakan kedua kepala madrasah yang dilantik telah melalui proses seleksi sesuai mekanisme yang berlaku.


    "Kepala sekolah dan kepala madrasah yang dilantik hari ini telah melalui proses seleksi yang dilakukan oleh Majelis Pendidikan Kader dan Dikdasmen sebelum diajukan kepada PDM," kata Edi.


    Menurutnya, jabatan kepala sekolah maupun kepala madrasah bukanlah bentuk penghargaan semata, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.


    Ia menegaskan, pemimpin lembaga pendidikan Muhammadiyah dituntut memiliki kompetensi kepribadian, sosial, profesional, kewirausahaan, serta pemahaman Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).


    Selain itu, Edi juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala madrasah sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam mengembangkan pendidikan Muhammadiyah.


    Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Jumiyanti, M.Pd, yang hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, mengucapkan selamat kepada kepala madrasah yang baru dilantik.


    "Kami mengucapkan selamat kepada dua srikandi yang hari ini resmi dilantik. Amanah yang diberikan bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk memimpin, mengelola, dan mengembangkan madrasah agar semakin maju, berkualitas, serta mampu mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan berakhlakul karimah," ujarnya.


    Jumiyanti menilai kepala madrasah memiliki peran strategis sebagai pemimpin pembelajaran, penggerak perubahan, sekaligus teladan bagi seluruh warga sekolah.


    Karena itu, ia berharap kepemimpinan yang dijalankan mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.


    Dalam sambutannya, Riyuzen Praja Tuala menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses regenerasi yang sehat dalam organisasi.


    Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Kepala MIT Muhammadiyah Sukarame periode sebelumnya, Sari Oktania, atas dedikasi dan kontribusinya dalam merintis serta mengembangkan sekolah tersebut.


    "Atas nama PDM Kota Bandar Lampung, kami mengucapkan selamat kepada Ibu Hevi Hellen Sofia dan Ibu Umi Hanifah atas amanah baru yang diberikan. Menjadi pemimpin bukan perkara mudah karena setiap kebijakan tidak selalu dapat memuaskan semua pihak. Namun seorang pemimpin harus tetap sabar, bijaksana, dan fokus pada kemajuan lembaga," kata Riyuzen.


    Ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola organisasi sekolah, administrasi, pengelolaan keuangan, serta peningkatan kualitas pembelajaran sebagai fondasi kemajuan lembaga pendidikan Muhammadiyah.


    Riyuzen juga mengajak seluruh unsur sekolah untuk memperkuat kebersamaan dan menjaga soliditas demi mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang semakin unggul dan berdaya saing.


    "Mari bekerja sama dengan baik. Kita berada dalam satu organisasi yang memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan Muhammadiyah," tandasnya.


    Pelantikan ini menjadi momentum penguatan kepemimpinan pendidikan Muhammadiyah di Kota Bandar Lampung. Kedua kepala madrasah yang baru dilantik diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi serta meningkatkan mutu layanan pendidikan guna mencetak generasi unggul yang berkarakter dan berprestasi. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    • Pergantian Kepemimpinan di Muhammadiyah Sukarame, PDM Minta Fokus pada Kualitas Pendidikan

    Terkini