• Jelajahi

    Copyright © moral lampung
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Takdir Singkong Mulai Cerah, Lampung Ekspor 3.330 Ton Tapioka ke Tiongkok

    Redaksi
    Last Updated 2026-05-05T09:27:32Z

     


    Morallampung - Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong peningkatan nilai tambah komoditas unggulan daerah. Salah satunya melalui ekspor perdana 3.330 ton tapioka ke Tiongkok yang dilepas pada Selasa (5/5/2026).


    Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan hilirisasi singkong guna meningkatkan nilai ekonomi sekaligus kesejahteraan petani di Lampung.


    Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengatakan Lampung saat ini masih menjadi penyumbang utama produksi tapioka nasional, yakni sekitar 70 persen dari total produksi nasional.


    Menurutnya, pemerintah provinsi tengah fokus menjaga stabilitas ekosistem singkong, mulai dari hulu hingga hilir, agar industri tetap tumbuh dan mampu menyerap hasil panen petani dengan harga yang layak.


    “Kita sedang mentransformasi ekosistem singkong dari sekadar komoditas mentah menjadi produk industri yang kompetitif di pasar global,” ujar Mirza.


    Untuk memperkuat hal tersebut, Pemprov Lampung juga menyiapkan regulasi melalui Peraturan Gubernur (Pergub) yang bertujuan menyeimbangkan kepentingan industri dan perlindungan harga di tingkat petani.


    Selain itu, Pemprov Lampung bersama Universitas Lampung tengah menginisiasi pembangunan National Cassava Center. Pusat riset ini diharapkan mampu menghasilkan bibit unggul berkadar aci tinggi serta mengembangkan alat mesin pertanian khusus singkong guna menekan biaya produksi.


    Dengan langkah ini, Lampung diharapkan mampu bersaing dengan negara produsen tapioka lainnya seperti Thailand dan Vietnam.


    Sementara itu, Plt Deputi Bidang Karantina Tumbuhan, Drama Panca Putra, menyebutkan tren ekspor tapioka Lampung menunjukkan peningkatan signifikan.


    Hingga April 2026, volume ekspor telah mencapai 10.000 ton atau mendekati 50 persen dari total ekspor tahun sebelumnya yang mencapai 22.500 ton dengan nilai sekitar Rp130 miliar.


    “Kualitas tapioka Lampung telah memenuhi standar teknis pasar internasional yang ketat. Kami terus mengawal sertifikasi karantina agar produk aman dan diterima di pasar global,” ujarnya.


    Di sisi pelaku usaha, CEO PT Intan Grup, Jeremy Gozal, mengatakan ekspor ke Tiongkok menjadi pintu awal ekspansi ke pasar global. Saat ini, permintaan juga datang dari sejumlah negara seperti Korea Selatan dan Bangladesh.


    Ekspor perdana ini menjadi momentum bagi Lampung untuk memperkuat posisi sebagai eksportir produk turunan singkong, sekaligus mendukung program hilirisasi nasional.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    • Takdir Singkong Mulai Cerah, Lampung Ekspor 3.330 Ton Tapioka ke Tiongkok

    Terkini