Morallampung — Sejumlah peserta Tes Kompetensi Manajer Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih (KDMP) mengaku kecewa dan mempertanyakan kredibilitas pelaksanaan ujian setelah muncul dugaan gangguan sistem komputer saat tes berlangsung.
Salah satu peserta yang mengikuti ujian di Graha Bintang Malahayati mengungkapkan pengalamannya yang dinilai janggal. Ia menyebut jawaban yang dipilih kerap berubah secara tiba-tiba di layar.
“Waktu saya klik jawaban A, tiba-tiba berubah jadi C. Padahal saya yakin pilih A. Ini bikin bingung dan sangat merugikan,” ujarnya dengan nada kesal, saat diwawancarai, Selasa (5/5/2026).
Keluhan serupa, lanjutnya, tidak hanya dialami dirinya. Beberapa peserta lain di lokasi yang sama juga merasakan hal yang sama, bahkan ada yang mengaku kesulitan mengoperasikan sistem karena layar sempat macet dan tidak bisa berpindah ke soal berikutnya.
Situasi ini diperparah dengan durasi pengerjaan yang dinilai tidak proporsional. Dalam satu sesi, peserta hanya diberi waktu sekitar 7 menit untuk menjawab 50 soal.
“Waktunya sangat tidak masuk akal. Belum lagi kalau sistemnya bermasalah seperti ini,” tambahnya.
Kekecewaan peserta juga ramai disuarakan di media sosial, khususnya di TikTok. Pada sejumlah unggahan, kolom komentar dipenuhi keluhan dari peserta di berbagai daerah yang mengaku mengalami kendala serupa.
Beberapa komentar bahkan menyinggung dugaan bahwa proses seleksi hanya bersifat formalitas. “Sebenarnya manajer sudah ada, ini cuma formalitas saja,” tulis salah satu akun dalam kolom komentar.
Menanggapi hal ini, panitia pelaksana diharapkan segera memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan gangguan teknis tersebut. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen, terutama jika seleksi ini berkaitan dengan pengisian posisi strategis di sektor koperasi.
Pengamat menilai, apabila benar terjadi kesalahan sistem yang berdampak pada hasil ujian, maka panitia perlu melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk kemungkinan mengulang tes atau melakukan audit terhadap perangkat dan aplikasi yang digunakan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara terkait keluhan peserta. (*)

