• Jelajahi

    Copyright © moral lampung
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Taman Nasional Way Kambas Kembali Dibuka untuk Wisata Khusus

    Redaksi
    Last Updated 2026-06-02T14:33:43Z

     



    Morallampung – Kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur kembali dibuka untuk kunjungan wisata setelah sebelumnya ditutup sejak Januari 2026.


    Humas Balai TNWK, Riri Fitriandi, mengonfirmasi bahwa kawasan konservasi tersebut mulai dibuka kembali untuk aktivitas wisata minat khusus sejak Sabtu (30/5/2026).


    "Iya, kami buka kembali sejak hari Sabtu tanggal 30 Mei kemarin," ujar Riri saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2026).


    Sebelumnya, kawasan pelestarian alam itu ditutup total dari seluruh aktivitas pariwisata sejak 16 Januari 2026. Penutupan dilakukan menyusul insiden konflik yang menewaskan seorang kepala desa di wilayah penyangga, sekaligus untuk memberikan ruang bagi proses penataan dan pembenahan kawasan secara intensif.


    Meski telah kembali dibuka, pengelola menerapkan skema baru berupa wisata minat khusus dengan akses yang terbatas. Konsep ini ditujukan bagi pengunjung yang ingin mengikuti kegiatan edukasi dan eksplorasi alam, bukan wisata massal.


    Dalam skema tersebut, kawasan favorit pengunjung, yakni Pusat Konservasi Gajah Way Kambas (PKG), masih ditutup untuk umum karena tengah menjalani proses revitalisasi.


    "Pusat Konservasi Gajah atau PKG sedang direvitalisasi, jadi pengunjung sementara ini tidak diarahkan ke sana," kata Riri.


    Sebagai alternatif, pengelola menyediakan empat paket wisata alam yang dapat diikuti pengunjung, yakni pengamatan burung (bird watching), susur sungai, jungle trekking, dan adventure jeep.


    Menurut Riri, interaksi langsung dengan gajah saat ini juga sangat terbatas.


    "Untuk interaksi langsung dengan gajah sekarang terbatas, hanya jika gajah sedang berada di area sungai atau melihat situasi memungkinkan," ujarnya.


    Ia menjelaskan, seluruh kegiatan wisata minat khusus tersebut akan dievaluasi secara berkala. Pasalnya, saat ini TNWK masih menjalankan berbagai program revitalisasi, termasuk pembangunan parit dan pagar pembatas di sejumlah titik yang berbatasan dengan permukiman warga.


    "Sekarang sedang ada banyak perbaikan dan renovasi, termasuk pembangunan pembatas fisik atau barrier," jelasnya.


    Pembangunan pagar pembatas tersebut dilakukan untuk mencegah gajah liar keluar dari habitatnya dan masuk ke kawasan permukiman warga.


    Balai TNWK menargetkan seluruh proyek pembenahan dan pembangunan fasilitas keselamatan dapat rampung pada akhir tahun 2026.


    "Kita berharap akhir tahun ini semua pembangunan selesai. Setelah itu baru nanti skema wisatanya dievaluasi lagi apakah akan diubah atau tetap menggunakan konsep wisata minat khusus," pungkas Riri. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    • Taman Nasional Way Kambas Kembali Dibuka untuk Wisata Khusus

    Terkini