Morallampung — Institut Teknologi Sumatera (Itera) menerima sebanyak 2.142 calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 yang diumumkan secara nasional pada Selasa (31/3/2026) pukul 15.00 WIB.
Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari 11.655 siswa yang mendaftar dan memilih Itera sebagai tujuan melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur prestasi. Tingginya jumlah pendaftar membuat proses seleksi berlangsung ketat karena jumlah peminat jauh melampaui kuota yang tersedia.
Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Itera, Dr Abdul Rajak, mengatakan dari total calon mahasiswa yang dinyatakan lulus SNBP, sebanyak 970 orang di antaranya merupakan pendaftar program KIP Kuliah.
“Proses seleksi berlangsung cukup ketat seiring tingginya jumlah pendaftar dibandingkan kuota yang tersedia. Dari total yang diterima, sebanyak 970 merupakan pendaftar KIP Kuliah,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima, Selasa, (31/3/2026)
Pada SNBP 2026, terdapat lima program studi dengan jumlah peminat tertinggi di Itera. Program studi Farmasi menjadi yang paling diminati dengan 1.245 pendaftar.
Selanjutnya disusul Teknik Informatika sebanyak 836 pendaftar, Teknik Pertambangan 753 pendaftar, Teknik Industri 709 pendaftar, serta Teknik Biomedis dengan 549 pendaftar.
Tingginya minat terhadap program studi tersebut menunjukkan kecenderungan calon mahasiswa yang masih memilih bidang kesehatan, teknologi, dan industri sebagai pilihan utama untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Berdasarkan asal daerah, calon mahasiswa yang diterima melalui jalur SNBP 2026 masih didominasi dari Provinsi Lampung dengan persentase 47,25 persen.
Selain itu, mahasiswa yang diterima juga berasal dari berbagai provinsi di luar Lampung. Di antaranya Sumatera Utara sebesar 18,72 persen, Sumatera Selatan 12,65 persen, Sumatera Barat 4,86 persen, serta Jawa Barat 4,20 persen.
Hal ini menunjukkan Itera masih menjadi pilihan utama bagi siswa di wilayah Sumatera, sekaligus mulai diminati oleh calon mahasiswa dari luar pulau.
Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus SNBP diwajibkan melakukan pendaftaran ulang secara daring mulai 1 hingga 30 April 2026 melalui laman resmi Itera.
Pihak kampus juga mengimbau calon mahasiswa memastikan seluruh dokumen yang diunggah sesuai dengan kondisi sebenarnya serta valid, agar tidak menimbulkan kendala dalam proses registrasi ulang.
Sementara itu, bagi siswa yang belum lolos melalui jalur SNBP masih memiliki kesempatan mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Pendaftaran SNBT telah dibuka sejak 25 Maret dan akan berlangsung hingga 7 April 2026 melalui portal resmi SNPMB. Sedangkan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 30 April 2026 di berbagai pusat UTBK yang telah ditetapkan, termasuk di kampus Itera.
Berdasarkan data tahun sebelumnya, program studi dengan jumlah peminat tertinggi melalui jalur SNBT di Itera antara lain Teknik Pertambangan dengan 1.724 pendaftar, Farmasi 1.437 pendaftar, Teknik Informatika 1.195 pendaftar, Teknik Industri 1.081 pendaftar, serta Teknik Sipil 750 pendaftar.
Abdul Rajak menjelaskan, Itera menyediakan kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNBT sebesar 60 persen dari total daya tampung 5.275 mahasiswa pada tahun akademik 2026/2027.
Sementara itu, kuota jalur SNBP sebesar 35 persen dan jalur mandiri sebesar 5 persen. Kuota penerimaan tersebut tersebar di 41 program studi sarjana yang berada di tiga fakultas, yakni Fakultas Sains, Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan, serta Fakultas Teknologi Industri.
“Kuota jalur SNBT menjadi yang terbesar karena jalur ini memberikan kesempatan yang lebih luas bagi calon mahasiswa untuk bersaing secara terbuka melalui tes nasional, sekaligus menjaga kualitas proses pembelajaran di Itera,” katanya.(*)

