![]() |
| Ilustrasi Beras Bulog/Foto: istimewa |
Morallampung – Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) Provinsi Lampung menyatakan kesiapan penuh mendukung target pengadaan beras nasional tahun 2026 yang ditetapkan Perum Bulog sebesar 4 juta ton.
Komitmen tersebut ditegaskan Ketua Perpadi Lampung, Midi Iswanto, usai menghadiri sosialisasi pengadaan beras dalam negeri (DN) sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang digelar Perum Bulog Pusat, Selasa (27/1/2026).
Midi mengatakan, Perpadi Lampung siap mengambil peran strategis dalam mendukung pengadaan beras nasional, seiring meningkatnya kebutuhan cadangan pangan pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras.
“Target pengadaan beras nasional tahun 2026 mencapai 4 juta ton. Kami seluruh jajaran Perpadi, termasuk di Lampung, siap menyukseskan program tersebut,” kata Midi.
Ia menjelaskan, Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah dengan kontribusi penting dalam pengadaan beras nasional. Bahkan, target pengadaan beras di Lampung pada tahun 2026 diproyeksikan hampir dua kali lipat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Peningkatan target tersebut, lanjut Midi, membutuhkan kesiapan menyeluruh dari para pelaku usaha penggilingan padi dan beras di daerah. Karena itu, Perpadi Lampung dalam waktu dekat akan menggelar rapat koordinasi internal.
“Kami akan segera merapatkan langkah dengan seluruh anggota Perpadi Lampung agar kontribusi yang diberikan bisa maksimal dan tetap sejalan dengan kebijakan pemerintah,” ujarnya.
Midi menegaskan, sinergi antara pengusaha penggilingan, petani, Bulog, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan pengadaan beras dalam negeri, sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, komitmen Perpadi Lampung juga sejalan dengan program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Komitmen kami jelas, Perpadi Lampung siap mendukung dan menyukseskan program strategis nasional, khususnya swasembada pangan,” pungkasnya. (C1/red)

