• Jelajahi

    Copyright © moral lampung
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Komisi V DPR RI Pantau Lampung, Gubernur Mirza Harapkan Sokongan Pusat

    Redaksi
    Last Updated 2026-01-29T13:09:00Z



    Morallampung – Kehadiran Komisi V DPR RI ke Provinsi Lampung menasbihkan bahwa provinsi yang dijuluki Gerbang Sumatera ini punya peranan strategis dalam menopang laju perekonomian nasional.

    Alat kelengkapan dewan yang membidangi urusan infrastruktur dan transportasi nasional itu melakukan kunjungan spesifik ke exit Tol Lematang, Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan, salah satu daerah yang menjadi jantung perindustrian di provinsi ini.

    Pimpinan Komisi V DPR RI, Hamka Baco Kady mengatakan , hasil peninjauan lapangan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi Komisi V DPR RI kepada kementerian terkait, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan, guna mendorong pembangunan infrastruktur transportasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

    “Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi di lapangan, menyerap aspirasi pemerintah daerah, serta memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan,” kata Hamka begitu Hamka Baco Kady biasa disapa, Kamis (29/1/2026).

    Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi kunjungan kerja Komisi V DPR RI tersebut. Ia menilai, kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya dalam percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Lampung.

    “Kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar Gubernur Mirza.

    Menurutnya, penguatan sektor infrastruktur dan transportasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas wilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.

    Dalam paparannya, Gubernur Mirza menjelaskan bahwa struktur ekonomi Lampung masih didominasi oleh sektor pertanian dan perkebunan. Provinsi Lampung merupakan salah satu sentra pangan nasional dengan kontribusi sekitar 70 persen produksi singkong nasional, serta menjadi produsen utama kopi dan sejumlah komoditas pertanian lainnya.

    Di sisi lain, ia juga menyoroti pentingnya konektivitas infrastruktur, mengingat Lampung merupakan jalur utama distribusi komoditas pangan dan energi dari Sumatera bagian selatan. Tingginya volume angkutan barang, termasuk batu bara, dinilai berdampak terhadap kerusakan jalan dan perlambatan pertumbuhan ekonomi daerah.

    “Tingginya volume angkutan barang, terutama komoditas pertanian dan energi dari Sumatera bagian selatan, berdampak pada kondisi jalan di Lampung. Oleh karena itu, peningkatan kualitas infrastruktur transportasi menjadi kebutuhan mendesak,” tegasnya.

    Untuk mendukung percepatan pembangunan, Pemerintah Provinsi Lampung merencanakan pengembangan kawasan industri di sejumlah lokasi strategis, pembangunan Kota Baru sebagai pusat pemerintahan dan pendidikan, serta penguatan konektivitas melalui jalan tol yang terhubung langsung dengan pelabuhan. Selain itu, optimalisasi jalur kereta api untuk angkutan barang dan pengembangan pelabuhan sebagai simpul logistik utama juga menjadi prioritas.

    “Penguatan infrastruktur dan transportasi menjadi kunci dalam mendukung hilirisasi komoditas dan meningkatkan daya saing daerah. Tanpa konektivitas yang baik, potensi ekonomi Lampung tidak dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

    Ia pun berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat dan DPR RI, khususnya Komisi V, dalam penguatan sarana dan prasarana infrastruktur serta transportasi di Provinsi Lampung. (C1/red)

     

    Komentar

    Tampilkan

    • Komisi V DPR RI Pantau Lampung, Gubernur Mirza Harapkan Sokongan Pusat

    Terkini