Morallampung — Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya 19 prajurit TNI Angkatan Laut dari Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam Lampung dalam musibah longsor yang terjadi di Jawa Barat, Sabtu (21/1/2026).
Atas nama Gubernur Lampung, Wakil Gubernur Lampung, serta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, Sekdaprov menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga para prajurit yang gugur dalam tugas.
“Pemerintah Provinsi Lampung turut berduka cita sedalam-dalamnya atas gugurnya 19 prajurit Marinir Beruang Hitam Lampung. Mereka adalah putra-putra terbaik bangsa yang telah mengabdikan jiwa dan raga untuk negara,” ujar Marindo dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).
Marindo menuturkan, para prajurit yang gugur merupakan sosok-sosok pejuang yang memiliki dedikasi, keberanian, dan loyalitas tinggi dalam menjalankan tugas negara, termasuk dalam misi kemanusiaan yang penuh risiko.
Menurutnya, kepergian para prajurit tersebut menjadi duka mendalam tidak hanya bagi keluarga besar TNI Angkatan Laut, tetapi juga bagi masyarakat Lampung dan seluruh bangsa Indonesia.
“Pengabdian dan jasa para prajurit ini akan selalu dikenang. Pengorbanan mereka menjadi teladan nyata tentang semangat pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa dan negara,” lanjutnya.
Pemerintah Provinsi Lampung juga mendoakan agar para prajurit yang gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, Pemprov Lampung berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan berat ini.
Sekdaprov juga turut menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian para prajurit Marinir Beruang Hitam Lampung, serta berharap semangat juang mereka dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa. (C1/red)

