• Jelajahi

    Copyright © moral lampung
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sektor Peternakan Lampung Lagi Bagus, Sapi Potong dan Ayam Petelur Surplus

    Redaksi
    Last Updated 2026-05-12T11:47:25Z

     


    Morallampung - Pemerintah Provinsi Lampung mencanangkan hilirisasi peternakan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah produk peternakan di daerah.


    Kepala Bidang Usaha dan Pasca Panen Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Anwar Fuadi mengatakan, Lampung tidak hanya dikenal sebagai lumbung pangan nasional, tetapi juga menjadi salah satu lumbung ternak nasional.


    “Lampung memiliki potensi peternakan yang sangat besar dan menjadi salah satu pilar strategis dalam penyerapan tenaga kerja, baik di sektor hulu maupun hilir,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).


    Lebih lanjut dia mengatakan berdasarkan prognosis supply demand komoditas peternakan Provinsi Lampung tahun 2026, komoditas telur ayam ras tercatat surplus hingga 45.630 ton.


    Kemudian daging ayam ras surplus 10.096 ton dan daging sapi surplus 985 ton.


    Selain itu, Lampung juga menempati posisi strategis sebagai produsen ternak nasional. 


    "Populasi sapi potong mencapai 905.322 ekor atau peringkat keempat nasional," Jelasnya. 


    Sedangkan populasi kambing mencapai 1.974.609 ekor dan berada di peringkat ketiga nasional.


    Untuk sektor unggas, lanjut Anwar populasi ayam ras petelur di Lampung mencapai 14.029.863 ekor dan menempati peringkat kedelapan nasional.




    Dia menjelaskan, besarnya potensi peternakan tersebut turut membuka banyak lapangan kerja, mulai dari peternak, industri peternakan, perusahaan penggemukan sapi atau feedlotter, industri pakan ternak hingga pusat layanan kesehatan hewan.


    “Penyerapan tenaga kerja tidak hanya di kandang, tetapi juga berkembang pada industri pengolahan dan layanan pendukung peternakan,” katanya.


    Ia menambahkan, tingkat konsumsi protein hewani masyarakat Lampung saat ini juga terus meningkat. 


    Konsumsi daging sapi tercatat sebesar 2,78 kilogram per kapita per tahun, daging ayam 9,63 kilogram per kapita per tahun, dan telur mencapai 11,21 kilogram per kapita per tahun.


    Menurutnya, hilirisasi peternakan menjadi langkah penting untuk menjaga ketahanan pangan melalui peningkatan nilai tambah produk yang lebih variatif, tahan lama, dan bernilai gizi tinggi.


    “Cara ini efektif untuk menjaga stabilitas harga pasar, mengurangi ketergantungan impor, dan memastikan pasokan protein hewani tetap tersedia secara merata,” jelasnya.


    Pemprov Lampung saat ini mendorong percepatan program Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) dengan memperkuat rantai pasok perunggasan dari hulu hingga hilir.


    Program tersebut meliputi pembangunan fasilitas pembibitan ayam pedaging atau PS Broiler dan ayam petelur atau PS Layer, pabrik pakan, rumah potong hewan unggas (RPHU), hingga pengolahan pasca panen berupa tepung telur.


    Selain itu, hilirisasi juga diarahkan pada penguatan rantai dingin untuk produk daging ayam beku agar distribusi berjalan efektif dan efisien.


    “Integrasi pascapanen menjadi kunci penguatan Lampung sebagai lumbung pangan strategis nasional,” tandasnya. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    • Sektor Peternakan Lampung Lagi Bagus, Sapi Potong dan Ayam Petelur Surplus

    Terkini