• Jelajahi

    Copyright © moral lampung
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Gawat! TBC di Lampung Tembus 30 Ribu Kasus

    Redaksi
    Last Updated 2026-04-14T09:46:20Z

     



    Morallampung - Upaya percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) di Provinsi Lampung kian diperkuat melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela turun langsung mendampingi kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus dan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dalam peninjauan fasilitas layanan kesehatan di Kota Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026).


    Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah dalam mengakselerasi penanganan penyakit menular, khususnya TBC, yang masih menjadi tantangan serius di Lampung.


    Pemantauan dipusatkan di Puskesmas Way Halim dengan meninjau langsung kesiapan fasilitas serta layanan kesehatan. Rombongan melihat sejumlah ruang pelayanan, mulai dari ruang rawat anak dan perempuan, ruang tindakan gawat darurat, hingga layanan kesehatan gigi dan mulut.


    Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, estimasi kasus TBC hingga April 2026 mencapai 30.745 kasus, dengan sekitar 5.800 kasus berada di Kota Bandar Lampung. Angka ini menunjukkan pentingnya langkah percepatan dalam menekan penyebaran penyakit.


    Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menegaskan bahwa strategi utama pengendalian TBC harus dilakukan melalui deteksi aktif. Tidak hanya pasien, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar perlu diperiksa guna memutus rantai penularan.


    “Penanganan TBC tidak bisa pasif. Harus ada pelacakan aktif hingga ke lingkungan terdekat pasien,” tegasnya.


    Selain itu, penguatan peran kader kesehatan di tingkat desa dinilai krusial. Kader diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam menemukan kasus, memberikan edukasi, sekaligus memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas.


    Tak hanya TBC, pemerintah pusat juga menyoroti munculnya kasus campak di Lampung yang dipicu belum meratanya cakupan imunisasi. Maraknya hoaks terkait imunisasi disebut menjadi salah satu hambatan di lapangan.


    Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Kesehatan telah menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) guna memperkuat edukasi kepada masyarakat, termasuk memberikan pemahaman bahwa imunisasi aman dan penting bagi anak.


    Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah agar program pengendalian penyakit menular dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.


    Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyambut baik dukungan pemerintah pusat tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemprov Lampung dalam memperkuat langkah strategis penanganan penyakit menular.


    Beberapa langkah yang akan diperkuat di antaranya peningkatan surveilans penyakit, perluasan cakupan imunisasi, penguatan edukasi masyarakat, kerja sama lintas sektor, hingga dukungan anggaran kesehatan.


    “Dengan sinergi yang kuat antara pusat dan daerah serta dukungan masyarakat, kita optimistis eliminasi TBC di Lampung bisa tercapai,” ujar Jihan.


    Melalui kolaborasi yang terintegrasi, diharapkan upaya pengendalian TBC dan penyakit menular lainnya di Lampung dapat berjalan lebih optimal serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    • Gawat! TBC di Lampung Tembus 30 Ribu Kasus

    Terkini