• Jelajahi

    Copyright © moral lampung
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Track Lurus, Banyak Putaran tapi Minim Rambu, Rawan Laka di Jalur 2 Ryacudu

    Redaksi
    Last Updated 2026-03-25T15:40:25Z




    Morallampung– Suasana di kawasan Jalur 2 Ryacudu kembali mencekam. Baru-baru ini  terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan beberapa kendaraan sekaligus, sehingga memicu kepanikan warga yang berada di sekitar lokasi.


    Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Rabu (25/3/2026) siang. Dari informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula ketika sebuah mobil yang melaju dari arah Kota Baru diduga menabrak sepeda motor yang hendak berputar arah. Tabrakan itu kemudian memicu kepanikan pengendara lain hingga kendaraan di belakangnya ikut terlibat.


    Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan keluar rumah. Beberapa di antaranya terlihat berusaha membantu korban yang tergeletak di pinggir jalan, sementara kendaraan lain terpaksa berhenti mendadak karena situasi yang mendadak kacau.


    “Dua jalur ini memang sering sekali kecelakaan, apalagi di putaran balik. Tadi siang ada mobil nabrak motor, langsung ramai sekali,” kata seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian.


    Menurutnya, kecelakaan di kawasan Jalur Korpri hingga Jalur 2 Ryacudu bukan lagi hal baru. Hampir setiap pekan, warga mengaku selalu mendengar suara benturan kendaraan atau melihat pengendara terjatuh di titik-titik putaran balik yang dinilai rawan.


    “Masalah utamanya kendaraan melaju kencang. Pas ada yang muter balik, dari arah berlawanan juga ngebut, akhirnya tabrakan tidak bisa dihindari,” ungkap warga tersebut dengan nada khawatir.


    Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena jalur ini merupakan akses utama menuju Gerbang Tol Kota Baru. Arus kendaraan, terutama mobil pribadi dan kendaraan roda empat dari arah pusat kota, hampir setiap hari melintas dengan kecepatan tinggi.


    Warga menilai, padatnya kendaraan yang melintas tidak diimbangi dengan pengaturan lalu lintas yang memadai. Minimnya petugas di lapangan membuat pengendara bebas melaju tanpa kontrol, terutama di jam-jam sibuk.


    “Harusnya ada petugas di setiap putaran. Ini kan jalan utama ke tol, kendaraan dari Bandar Lampung hampir semuanya lewat sini. Kalau tidak diatur, pasti terus terjadi kecelakaan,” ujarnya.


    Warga juga menyoroti kurangnya rambu-rambu peringatan di sepanjang jalur tersebut. Menurut mereka, pengendara yang tidak terbiasa melintas di jalur itu sering tidak menyadari adanya titik putaran balik yang cukup dekat satu sama lain.


    “Rambu peringatan sangat minim. Yang jaga kadang cuma pak ogah saja di beberapa titik putaran. Kalau tidak ada mereka, kendaraan makin tidak terkendali,” kata warga lainnya.


    Peristiwa kecelakaan yang kembali terjadi ini membuat masyarakat sekitar merasa resah. Mereka khawatir jika tidak segera ada penanganan serius dari pihak terkait, korban jiwa bisa saja kembali terjadi di jalur yang kini dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Kota Bandar Lampung tersebut.


    Warga pun mendesak agar pihak berwenang segera menempatkan petugas lalu lintas secara rutin, memperbanyak rambu peringatan, serta mengevaluasi posisi putaran balik yang dinilai terlalu berdekatan. Mereka berharap, langkah cepat bisa dilakukan sebelum kejadian serupa kembali menelan korban. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    • Track Lurus, Banyak Putaran tapi Minim Rambu, Rawan Laka di Jalur 2 Ryacudu

    Terkini