• Jelajahi

    Copyright © moral lampung
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Hari Kedua Lebaran, Antrean Kendaraan Mulai Terlihat di Pelabuhan Bakauheni

    Redaksi
    Last Updated 2026-03-22T11:13:21Z

     



    Morallampung - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kebijakan single ticketing dan single tarif akan diberlakukan di Pelabuhan Bakauheni mulai Senin, 23 Maret 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 1447 Hijriah dari Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Merak.


    Meski kebijakan tersebut baru berlaku besok, kondisi pelabuhan pada H+1 Lebaran, Minggu (22/3/2026), sudah mulai dipadati penumpang. Baik pejalan kaki, pemudik menggunakan sepeda motor, maupun minibus (mobil pribadi) tampak terus berdatangan sejak pagi hingga sore hari.


    Berdasarkan pantauan morallampung.com di dermaga eksekutif 7, ratusan sepeda motor terlihat terus mengalir memasuki area kantong parkir. Antrean kendaraan roda dua bergerak cukup lancar, namun jumlahnya terus bertambah menjelang siang. Situasi serupa juga terlihat di kantong parkir dermaga 1 dan 7 untuk kendaraan roda empat, di mana barisan minibus sempat mengantre sekitar 30 menit hingga 1 jam sebelum masuk ke kapal.


    Setelah satu kapal penuh dan berangkat, kendaraan berikutnya langsung mengisi area parkir sambil menunggu jadwal keberangkatan selanjutnya. Sementara itu, di area penumpang pejalan kaki, kursi ruang tunggu mulai dipenuhi ratusan calon penumpang yang bersiap menyeberang dari Sumatera ke Pulau Jawa.


    Sejumlah penumpang mengaku memilih menyeberang pada H+1 Lebaran karena berbagai alasan. Ada yang ingin bersilaturahmi ke keluarga di Jawa, ada pula yang sudah mulai arus balik lebih awal karena harus kembali bekerja pada Senin (23/3/2026). Selain itu, masih ada sebagian masyarakat yang baru melaksanakan perjalanan mudik setelah hari raya.




    General Manager ASDP Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan kebijakan single ticketing akan diberlakukan mulai Senin untuk mendukung kelancaran arus balik. Ia menjelaskan, selain sistem tiket tunggal, ASDP juga menerapkan kebijakan single tarif yang akan berlaku pada 23–29 Maret 2026.


    Menurutnya, tujuan penyamaan tarif antara layanan eksekutif dan reguler adalah untuk menghindari penumpukan kendaraan pada satu jenis layanan saja. Dengan tarif yang sama, diharapkan distribusi kendaraan bisa lebih merata di seluruh dermaga sehingga antrean panjang dapat dikurangi.


    Selain itu, kebijakan ini juga disinergikan dengan kewajiban pembelian tiket secara online melalui aplikasi Ferizy. Sistem ini dinilai dapat membantu mendisiplinkan jadwal check-in penumpang serta mempercepat proses pelayanan di pelabuhan.


    Partogi juga menyebut keberhasilan strategi Tiba Bongkar Berangkat (TBB) yang sebelumnya diterapkan saat puncak arus mudik. Melalui skema tersebut, ASDP mampu menyeberangkan lebih dari 25 ribu kendaraan hanya dalam satu malam tanpa terjadi penumpukan signifikan di area pelabuhan.


    Strategi serupa, kata dia, akan kembali diterapkan apabila terjadi lonjakan kendaraan yang sangat tinggi saat arus balik mendatang. Ia berharap kombinasi kebijakan single ticketing, single tarif, serta sistem tiket online dapat membuat perjalanan pemudik lebih lancar, aman, dan nyaman.


    Kondisi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni sendiri diperkirakan masih akan terus meningkat hingga beberapa hari ke depan, seiring dimulainya arus balik Lebaran 1447 Hijriah. (rip)

    Komentar

    Tampilkan

    • Hari Kedua Lebaran, Antrean Kendaraan Mulai Terlihat di Pelabuhan Bakauheni

    Terkini