• Jelajahi

    Copyright © moral lampung
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Lukman Pura Duduki Kursi Direktur RSUDAM, lalu ke Mana Imam Ghozali?

    Redaksi
    Last Updated 2026-10-07T03:08:27Z





    Morallampung - dr. Lukman Pura resmi dilantik sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung, Selasa (6/10/2026).


    Lukman Pura menggantikan Imam Ghozali yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur RSUDAM.


    Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Gubernur Lampung.


    Pelantikan dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan atas nama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.


    Selain Lukman Pura, satu pejabat lainnya yang dilantik yakni Gadriyanto Abung sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Lampung.


    Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/3466/VI.04/2026 tanggal 5 Oktober 2026.


    Lukman Pura sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Provinsi Lampung.


    Sementara Gadriyanto Abung sebelumnya menjabat sebagai Asisten Deputi Rehabilitasi dan Aksesibilitas Sosial pada Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.


    Dalam sambutan Gubernur Lampung yang dibacakan Sekda Marindo Kurniawan, Mirza meminta pejabat yang baru dilantik memberikan warna baru serta menghadirkan terobosan dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.


    Khusus kepada Lukman Pura sebagai Direktur RSUDAM, Gubernur menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.


    "Kesehatan adalah hak mendasar masyarakat. Pemerintah bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas umum yang layak dengan memastikan pelayanan Rumah Sakit Abdul Moeloek yang cepat, tepat, dan terjangkau," kata Marindo membacakan sambutan Gubernur.


    Gubernur menyebut RSUDAM merupakan benteng terakhir harapan kesehatan masyarakat Provinsi Lampung.


    Karena itu, Lukman Pura diminta memastikan seluruh tenaga medis maupun nonmedis memberikan pelayanan yang cekatan, ramah, dan solutif kepada masyarakat.


    Selain pelayanan, Gubernur juga menekankan pengelolaan antrean, ketersediaan kamar, obat-obatan hingga sarana dan prasarana rumah sakit harus dijaga akuntabilitasnya.


    "Tidak boleh ada lagi masyarakat yang terlantar karena kekurangan kamar, kekurangan obat-obatan, dan lambatnya penanganan pasien," tegasnya.


    Sementara kepada Katrianto Abung sebagai Kasatpol PP Lampung, Gubernur meminta penegakan peraturan daerah dilakukan secara tegas dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.


    Gubernur menegaskan jabatan merupakan amanah yang sewaktu-waktu dapat berakhir.


    "Pangkat dan jabatan hanyalah titipan yang sewaktu-waktu bisa diambil kembali. Yang tersisa nanti hanyalah rekam jejak kebaikan dan karya yang Saudara tinggalkan untuk masyarakat Lampung," ujar Marindo.


    Gubernur juga berpesan agar pejabat yang baru dilantik mendengarkan keluhan masyarakat, mengambil kebijakan yang bermanfaat, serta menjadi pemimpin yang mampu memberikan teladan dan mengayomi.


    "Saya mengucapkan selamat bekerja dan selamat mengabdi kepada saudara-saudara yang baru saja dilantik," katanya. 


    Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan buka suara mengenai status dr. Imam Ghozali setelah tidak lagi menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung.


    Marindo mengatakan, posisi Imam Ghozali setelah pergantian jabatan masih menunggu proses dan penempatan sesuai ketentuan kepegawaian.


    "Pak dokter Imam nanti akan melaksanakan proses juga, kita akan menunggu nanti posisinya ada di mana, nanti sesuai dengan apa yang dikatakan," kata Marindo usai pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Lampung, Selasa (6/10/2026). (*)

    Komentar

    Tampilkan

    • Lukman Pura Duduki Kursi Direktur RSUDAM, lalu ke Mana Imam Ghozali?

    Terkini