![]() |
Morallampung - Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kota Bandar Lampung resmi digelar di Gedung Graha Karya Golkar Provinsi Lampung, Senin (21/9/2026).
Musda tersebut menjadi forum konsolidasi organisasi untuk menentukan arah Partai Golkar Kota Bandar Lampung sekaligus menyusun program kerja menghadapi agenda politik dan organisasi ke depan.
Kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan agenda pelantikan pengurus dan dibuka oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, H. Aprozi Alam.
Sejumlah tokoh dan jajaran pengurus partai hadir dalam kegiatan tersebut.
Di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan yang mewakili Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Ketua DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Lampung, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Provinsi Lampung, serta unsur organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan Partai Golkar.
Turut hadir badan dan lembaga sayap Partai Golkar, seluruh anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bandar Lampung, para Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kota Bandar Lampung, serta tamu undangan lainnya.
Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung, H. Riza Mirhadi, S.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena selama kurang lebih sembilan bulan menjalankan amanah sebagai Plt. Ketua, berbagai tugas organisasi dapat dilaksanakan.
“Sejak saya menjadi Plt. dan mengemban amanah ini, Alhamdulillah berkat rida Allah SWT, amanah tersebut dapat saya laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Riza.
Riza juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus Partai Golkar Kota Bandar Lampung yang telah memberikan dukungan selama dirinya menjalankan tugas sebagai Plt. Ketua.
Menurutnya, dukungan seluruh unsur organisasi menjadi bagian penting dalam memastikan roda organisasi tetap berjalan hingga pelaksanaan Musda XI.
Sementara itu, Sekda Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung menyambut baik pelaksanaan Musda XI Partai Golkar.
Ia berharap Musda dapat menghasilkan keputusan dan kepengurusan yang mampu memperkuat kontribusi Partai Golkar dalam pembangunan daerah.
Iwan juga menyampaikan pesan Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana agar Partai Golkar terus mengambil bagian dalam pemberdayaan perempuan.
“Selamat atas pelaksanaan Musda Partai Golkar Kota Bandar Lampung. Semoga kegiatan ini mendapat rida dari Allah SWT,” kata Iwan.
Dalam kesempatan tersebut, Aprozi Alam menegaskan bahwa Musda tidak boleh hanya dimaknai sebagai forum untuk memilih ketua baru.
Menurut dia, Musda harus menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun program kerja yang dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan perubahan di Kota Bandar Lampung.
“Musda ini bukan semata-mata memilih ketua, tetapi bagaimana menyusun program yang bisa membawa perubahan Kota Bandar Lampung menjadi lebih baik ke depannya,” ujar Aprozi.
Aprozi mengatakan kepengurusan yang nantinya terbentuk memiliki tanggung jawab untuk menjalankan program organisasi serta memperkuat konsolidasi hingga tingkat bawah.
Ia menilai soliditas struktur organisasi menjadi salah satu bagian penting dalam menghadapi agenda politik yang akan datang.
Karena itu, Musda XI juga diarahkan untuk memperkuat kesiapan Partai Golkar Kota Bandar Lampung menghadapi Pemilu 2029.
Aprozi menyampaikan target organisasi untuk meningkatkan perolehan politik Partai Golkar Kota Bandar Lampung dari posisi kedua menjadi posisi pertama pada 2029.
“Target Partai Golkar dari nomor dua menjadi nomor satu pada 2029,” tegasnya.
Target tersebut menjadi salah satu agenda politik yang perlu dipersiapkan melalui konsolidasi organisasi, penyusunan program serta penguatan struktur partai.
Aprozi juga menyampaikan apresiasi kepada Riza Mirhadi yang selama kurang lebih sembilan bulan menjalankan tugas sebagai Plt. Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung.
Menurut Aprozi, selama menjalankan tugas sebagai Plt. Ketua, Riza menghadapi berbagai dinamika internal organisasi hingga akhirnya Musda XI dapat dilaksanakan.
Pelaksanaan Musda XI ini juga menjadi bagian dari proses konsolidasi Partai Golkar Kota Bandar Lampung setelah agenda tersebut sebelumnya mengalami penundaan.
Musda yang semula direncanakan berlangsung pada Desember 2025 akhirnya dijadwalkan kembali dan dilaksanakan pada 21 September 2026.
Menjelang pelaksanaan Musda, panitia melakukan berbagai persiapan, termasuk pemantapan agenda dan koordinasi dengan jajaran organisasi.
Hingga 19 September 2026, persiapan pelaksanaan Musda XI dan rangkaian pelantikan pengurus dilaporkan telah mencapai sekitar 90 persen.
Dengan digelarnya Musda XI, Partai Golkar Kota Bandar Lampung memasuki tahapan baru dalam konsolidasi organisasi.
Forum tersebut menjadi ruang untuk menentukan kepengurusan sekaligus menyusun program kerja yang akan menjadi pijakan organisasi pada periode mendatang.
Partai Golkar Kota Bandar Lampung juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi internal, meningkatkan peran organisasi di tengah masyarakat serta menjalankan program yang selaras dengan kebutuhan pembangunan Kota Bandar Lampung.
Sementara untuk agenda politik 2029, target meningkatkan posisi partai dari peringkat kedua menjadi peringkat pertama menjadi salah satu sasaran yang disampaikan jajaran DPD Partai Golkar Provinsi Lampung dalam Musda XI tersebut. (*)

