• Jelajahi

    Copyright © moral lampung
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Lampung: Jangan Pernah Lukai Hati Masyarakat

    Redaksi
    Last Updated 2026-07-02T11:51:30Z




    Morallampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Presisi Polda Lampung, Rabu (2/7/2026).


    Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di lingkungan Polda Lampung dengan mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat".


    Dalam sambutannya, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan usia ke-80 Polri menjadi momentum untuk melakukan refleksi atas perjalanan panjang pengabdian institusi kepada bangsa dan negara.


    "Delapan dekade bukanlah waktu yang singkat. Angka 80 melambangkan kematangan institusi, rekam jejak pengalaman yang panjang, serta keteguhan komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan di tanah air," kata Helfi.


    Menurutnya, tema Hari Bhayangkara tahun ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kedekatan Polri dengan masyarakat.


    Ia menegaskan setiap anggota Polri harus hadir saat masyarakat membutuhkan, memberikan pelayanan terbaik, melindungi masyarakat, menegakkan hukum secara berkeadilan, meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa, serta terus melakukan pembenahan.


    Dalam kesempatan itu, Helfi juga mengungkapkan rasa syukur atas penganugerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dari Presiden RI kepada Polda Lampung.


    Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi negara atas dedikasi dan pengabdian Polda Lampung dalam menjalankan tugas kepolisian.


    "Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," ujarnya.


    Helfi juga memaparkan sejumlah capaian Polda Lampung selama setahun terakhir. Di antaranya pembangunan 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis serta optimalisasi lahan tanam jagung seluas 21.944,59 hektare guna mendukung swasembada pangan.


    Di bidang penegakan hukum, Polda Lampung berhasil mengungkap 919 kasus tindak pidana narkotika, 596 kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO), 28 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG ilegal dengan estimasi kerugian negara lebih dari Rp464 miliar, lima kasus tindak pidana korupsi dengan estimasi kerugian negara lebih dari Rp192 miliar, serta satu kasus penyelundupan benih bening lobster (benur) dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp128 miliar.


    Selain itu, Polda Lampung juga mengembangkan berbagai inovasi pelayanan berbasis digital, seperti aplikasi SIGER Lampung Presisi yang diklaim mampu menurunkan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 19,4 persen, aplikasi Patroli QR Janji Jaga, hingga Program Rembuk Pekon sebagai wadah dialog penyelesaian persoalan keamanan di masyarakat.


    Pada acara tersebut turut diserahkan tali asih dari Polda Lampung dan santunan asuransi jiwa dari Bank BRI kepada keluarga Bripka Anumerta Arya Supena sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum yang gugur saat menjalankan tugas.


    Menutup sambutannya, Helfi mengajak seluruh personel Polda Lampung dan jajaran Polres menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan.


    "Jangan pernah melukai hati masyarakat. Ingatlah bahwa Polri lahir dari masyarakat, tumbuh bersama masyarakat, dan mengabdi sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat. Jadikan kepercayaan masyarakat sebagai kehormatan yang harus terus dijaga dan ditingkatkan," tegasnya. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    • Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Lampung: Jangan Pernah Lukai Hati Masyarakat

    Terkini